Headline Sriwijaya Online,
Bukittinggi.- Tahap pertama pemberiaan vaksinasi sinovac covid 19 yang dicanangkan tanggal 1 februari lalu sampai saat ini masih berlangsung .
Penyelenggaraan vaksin tersebut bagi 2.248 tenaga kesehatan yang tersebar pada 7 Puskesmas dan Rumah Sakit yang ada di Bukittingggi.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Dr. Vera Maya Sari,Sp.DLP,MM kepada media ini Minggu(7/2) dan menjelaskan,sampai saat bagi tenaga kesehatan yang di vaksin itu tidak ada laporan dampak vaksin tersebut dan tentu dinyatakan halal aman dan suci.
“Pelaksanaan vaksin covid 19 sesuai locus locus yang awalnya dua kali seminggu dan sekarang sudah tiap hari dilaksanakan “kata dr.vera.
Lebih lanjut dr.vera berharap untuk tahap pertama pemberian vaksin ini berjalan aman dan lancar .dan bagi yang telah divaksin tahap pertama harus konsekwen harus dua kali.sehingga imunnya bekerja lebih baik.
Sementara itu Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, saat pencanangan beberapa waktu lalu ka mengatakan, Bukittinggi termasuk salah satu daerah yang terbaik dalam penanganan penyebaran covid-19 di Sumatera Barat, bahkan percontohan secara Nasional. Namun kondisi terakhir Indonesia semakin mengkhawatirkan, sehingga butuh kesadaran dan kerjasama masyarakat untuk menghentikan penyebaran covid-19 ini.
“Vaksinasi ini tujuannya memutus mata rantai penyebaran covid-19 melalui peningkatan kekebalan tubuh manusia. Vaksin telah melalui pemeriksaan ketat. Ini simbol bahwa vaksin ini aman, dan halal ,” kata Ramlan
Untuk itu Wako Ramlan Nurmatias minta kepada masyarakat nantinya jangan ragu dan takut dengan vaksin ini karena ini salah satu cara memutus mata rantai penyebaran covid 19. ( Anasrul )






