Richi Aprian : inginkan Warga Tanah Datar yang Beriman

Headlinesriwijaya Online, 

Tanahdatar. Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian mengakui jika seluruh Penduduk Beriman dan Bertaqwa, Negeri Menjadi Berkah dan inilah yang menjadi cita cita kami bagaimana penduduk Tanah Datar beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT sehingga keberkahan akan bisa kita peroleh

Hal itu disampaikan Richi aprian dalam acara tabligh akbar Subuh Mubarakah di Masjid Hurriyah Malana Batusangkar, Senin (29/3/2021)

Karena itu menyemarakkan masjid dan surau dengan ibadah khususnya shalat berjamah menjadi kekuatan spritual bagi daerah ini untuk mewujudkan Tanah Datar yang maju dan sejahtera.

“Saya bergembira hari ini, melihat jamaah subuh ramai dari lintas generasi. Mudah-mudahan ini terus berlanjut, tidak hanya saat tabligh akbar saja tetapi setiap waktu hendaknya,” pesannya.
Dikatakan juga, akibat pandemi Covid-19, pembangunan Tanah Datar periode ini dimulai dari pertumbuhan ekonomi minus 1,13 persen.

“Tantangan ke depan semakin berat, dengan kerja keras, kerjasama dan dukungan seluruh masyarakat serta memohon ridha Allah SWT, Insya Allah kita optimis bisa lebih baik lagi,”
Sebelumnya Pengurus Masjid Hurriyah Zulkifli Bahri mengatakan tabligh akbar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H

“Sebagai bagian dari masyarakat, ini bentuk dukungan program pemerintah daerah menggalakkan gerakan Subuh Berjamaah,”

Sementara itu ustadz Dr Arrazi Hasyim yang juga dosen pasca Sarjana UIN Jakarta dalam ceramahnya menekankan umat Islam agar mengaplikasikan ajaran agama dengan baik dalam kehidupan sehari-hari

“Mari bangkitkan kembali aqidah ahlussunnah, berfikih dengan benar dan berzikir yang bersanat kepada Rasulullah SAW,” yang juga ustadz yang juga dosen institut Ilmu Alquran Jakarta.
Ustadz Arrazi Hasyim juga ingatkan Tanah Datar punya ulama besar yang patut kembali dipelajari dan dikaji sejarahnya.

Disebutkannya Maulana Syekh Ismail Alkhalidi Alminangkabawi asal Simabur serta Syekh Abdurrahman Alkhalidi asal Kumango merupakan ulama besar yang menimba ilmu di Makkah dan Madinah serta memiliki banyak murid yang juga menjadi ulama besar kelak yang tersebar di seantero negeri.

“Mari gali kembali perjalanan hidup beliau, ilmu-ilmu yang ditinggalkan, jangan sampai orang Tanah Datar tidak tahu sementara di daerah lain dipakai ilmu beliau,” dan subuh barakhah itu juga dihadiri Camat Lima Kaum Hendra Setyawan dan Walinagari Baringin Irman Idrus. (M.Akmal)