Headline Sriwijaya Online,
Banyuasin, – Terkait beredarnya pemberitaan di media sosial (Medsos) tentang adanya penggunaan telepon seluler atau Handphone oleh warga binaan(WB) di Lembaga Pemasyarakatan( Lapas) Kelas IIA Banyuasin. Kepala Lapas Banyuasin Ronaldo Davinci Talesa dengan tegas tidak membenarkan hal tersebut, jumat (19/02/21).
Ronaldo mengatakan, bahwa pemberitaan yang beredar tersebut tidaklah benar, dan tidak pernah didapatkan oleh mereka ada penyelundupan telepon seluler ke kamar tahanan.
“ kami klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar itu tidaklah benar, kalau memang benar adanya tentu kami akan lakukan tindakan, mana mungkin kami membiarkan hal tersebut,” ungkapnya.
Lanjut Ronaldo, mengucapkan terimakasih dengan adanya pemberitaan tersebut, serta konfirmasi dari rekan media maka hal tersebut akan menjadi suatu antisipasi bagi Lapas Banyuasin .
“Kami ucapkan terimakasih atas infonya, akan tetapi tolong apa bila ada pemberitaan seperti itu informasinya harus memang benar adanya (valid) siapa, warga binaan mana yang menggunakan ponsel genggam tersebut, dengan harapan kami bisa lakukan tindakan terhadap oknum, kerena boleh jadi foto yang disebarkan di medsos bukan berasal dari Lapas Banyuasin namun dari lapas lain,” jelasnya.
Dikatakan Ronaldo, Pernah juga kejadian seperti ini, namun saat dilakukannya penyelidikan ternyata hal tersebut tidak ditemukan atau bisa dikatakan tidak berasal dari Lapas Banyuasin.
“Yang jelas jika seumpama itu terjadi di lapas Banyuasin pasti kami akan lakukan tindakan tegas, karena razia yang sering kita lakukan saya kira itu sudah insentif, makan dari itu tidak mungkin kami akan membiarkan hal tersebut terjadi, sama saja bunuh diri,” Tegasnya.(*)






