Ini Formasi CPNS dan PPPK yang Diusulkan Pemkot Lubuklinggau

Headlinesriwijaya.com

LUBUKLINGGAU – Bagi kalian yang ingin mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), segera bersiap diri. Karena seleksi akan segera dibuka oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Republik Indonesia.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lubuklinggau Yulita Anggraini melalui Kabid Pengadaan dan Informasi, Denny Novriansyah mengatakan, berdasarkan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) dengan pihak Kemenpan RB belum lama ini, jadwal seleksi untuk CPNS, PPPK Non Guru dan PPPK Guru sudah disiapkan.
Rencananya, pengumuman seleksi dibuka 30 Mei sampai 13 Juni, pendaftaran seleksi 31 Mei sampai 21 Juni, pengumuman jadwal seleksi CPNS dan PPPK Non Guru 1 Juni sampai 30 juni, masa sanggah 1 Juli sampai 11 Juli.

Selanjutnya pelaksanaan SKD CPNS (CAT BKN) direncanakan Juli sampai September 2021, seleksi Kompetensi PPPK Non Guru (CAR BKN) Juli sampai September (setelah SKD CPNS selesai dimasing-masing lokasi), seleksi Kompetensi PPPK Guru (CBT Kemendikbud) untuk tes pertama Agustus 2021, tes kedua Oktober 2021 dan tes ketiga Desember 2021. Pelaksanaan SKB CPNS September – Oktober 2021, pengumuman akhir dan masa sanggah November 2021 dan penetapan NIP CPNS atau Nomor Induk PPPK Desember 2021.

“Rencananya seperti itu yang disampaikan pihak Kemenpan RB, tetapi untuk aturanya atau Petunjuk Teknis (Juknis) nya belum kita terima,” jelas Denny, Senin ( 10/5/2021).

Untuk sistem seleksi Deny mengaku sejauh ini tidak ada perubahan yang jauh dari seleksi sebelumnya. Hanya saja untuk seleksi CPNS menggunakan sistem CAT dan untuk PPPK menggunakan sistem UNKB Kemendikbud. “Tapi semua sama-sama online,” ungkapnya.

Terkait usulan, jelas Denny, seperti sebelumnya untuk CPNS mereka usulkan sebanyak 93 formasi, dengan rincian 67 formasi tenaga kesehatan dan 26 formasi tenaga teknis. Sementara PPPK, mereka usulkan sebanyak 454 yang semuanya tenaga pendidik. Usulan BKPSDM ini sudah disesuaikan dengan kebutuhan pegawai di Kota Lubuklinggau.

“Tapi ini baru usulan kita. Sampai saat ini kita belum mengetahui, dari usulan kita ini berapa yang dikabulkan pemerintah pusat,” jelasnya.

Semakin dekatnya waktu pendaftaran CPNS, ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penipuan berkedok penerimaan CPNS. Terutama kepada oknum-oknum yang mencoba meyakinkan dapat membantu meluluskan dalam penerimaan CPNS. Peserta sebaiknya mempersiapkan dokumen dan mempelajari soal-soal agar lebih siap menghadapi ujian CPNS.

“Jangan percaya pada oknum yang menawarkan atau mengaku dapat membantu kelulusan. Lebih baik belajar dengan maksimal untuk menghadapi SKD dan SKB nanti,” imbaunya.(Endang Saputra)