Bukittinggi.,- Vaksinasi bagi kita sangat penting karena vaksinsnasi covid 19 maka kekebalan daya tahan tubuh terhadap virus corona ini mencapai 62 persen, sedangkan 38 persen lagi daya tahan tubuh kita melalui makanan dan olahraga,
Pelaksanaan vaksinasi di Bukittinggi sampai saat ini sudah dilakukan terhadap pejabat publik.tenaga kesehatan .tenaga pendidik ASN TNI dan Polri dan untuk lansia masih berlangsung.
drg.Salvi Raini, Kabid.Kesmas dan P2P Dins Kesehtan Kota Bukittinggi Sabtu (29/05/2021) menjelaskan, pelaksaanan vaksinasi di Kota Bukittinggi di pusatkan pada 7 puskesmas, dan 6 Rumah sakit termasuk di RSUD Bukittinggi yang baru saja diresmikan operasionalnya dua hari yang lalu.
“Meski RSUD Bukittinggi baru dimulai operasionalnya tetapi tenaga kesehatannya sudah lengkap karena sebagaian pindahan dari Puskesmas,sedangkan untuk pelaksanaan vaksinasi bagi lansia di pusatkan di RS Otak Muhammad Hatta Bukittinggi.” ujar Salvi.
Dijelaskan, lansia yang akan divaksin target sebanyak 9 ribu orang dan masih ada keraguan bagi lansia untuk di vaksin ini perlu .pemahaman dan sosialisasi sehingga para lansia itu mau secara sukarela divaksin.
“dari target 9 ribu lansia sampai saat ini baru selesai divaksin pertama dan kedua sebanyak 300 orang,ini disebabkan para lansia ini berpuasa dan sudah lebaran ini akan dimulai lagi ” kata drg.salvi
Upaya kedepan pihaknya akan lebih banyak lagi melakukan sosialisasi dan meningkatkan aktivitas posyandu lansia dengan memberikan pemahaman bagi lansia begitu penting vaksinasi bagi lansia.
Diakui dr.Salvi Raini saat ini masih banyak berita Hoak yang membuat para lansia ini enggan di vaksin,Hoax itu kita lawan semaksimal mungkin melalui wadah yang ada seperti Posyandu Lansia dan dukungan dari OPD terkait untuk berkolaborasi sehinnga lansia ini dengab kesadaran bersedia untuk divaksin covud 19.
” Untuk memutus penyebaran covid 19 di Bukittinggi kita melaksanakan 3 program yakni Program menerapkan Protokol kesehatan,menjalankan 3 T ( Testing, Tracing dan Treatment ) dan program vaksinasi dan ketiga program ini harus sejalan.” kata Salvi mengakhiri.( Anasrul )

