.

HEADLINESRIWIJAYA.ONLINE Pasaman Barat..– Dalam rangka memberikan kenyamanan dan kemudahan kepada peserta JKN-KIS terutama dimasa pandemi Covid-19 ini, salah satu layanan yang diberikan BPJS Kesehatan dengan menyediakan pelayanan tanpa tatap muka melalui Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (PANDAWA).
Emni Salvia Putri yang berprofesi sebagai Aparatul Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat merupakan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) menceritakan kisahnya saat mengurus perubahan data kepesertaan JKN-KIS anak keduanya beberapa waktu lalu melalui PANDAWA.
“Sebelum jadi ASN, saya sudah terdaftar di BPJS Kesehatan sejak 2014 lalu bersama suami dan satu orang anak. Jadi ketika melahirkan anak kedua, otomatis ingin saya tambahkan juga (anak kedua) sebagai peserta BPJS Kesehatan, cuma saya terkendala dengan waktu untuk mendaftarkan ke kantor BPJS Kesehatan terdekat,” ungkap Emni begitu ia akrab disapa pada Selasa (09/02).
Namun karna (pengurusan) kepesertaan BPJS Kesehatan itu pada jam kerja, sesuai dengan tanggung jawabnya sebagai ASN, dirinya tentu harus tetap bekerja pada jam kerja tersebut. Setelah mengetahui BPJS Kesehatan memiliki layanan PANDAWA, Emni langsung memanfaatkan layanan tersebut.
“Jadi ketika saya ada mendengar informasi mengenai PANDAWA, saya pikir wah bagus juga ya, makanya saya coba menggunakan layanan PANDAWA untuk mendaftarkan anak kedua yang belum terdaftar di BPJS Kesehatan saya,” aku ASN yang bertugas sebagai Penyuluh Pertanian di Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Pasaman Barat ini.
Emni bersyukur atas kemudahan layanan PANDAWA milik BPJS Kesehatan. Ia merasa layanan PANDAWA sangat mudah digunakan karena cukup mengakses layanan melalui aplikasi Whatsapp.
“Alhamdulillah, lewat layanan PANDAWA ini, pengurusan jadi gampang. Saya cuma (akses) lewat Whatsapp. Nanti kita diminta mengikuti instruksi yang ada dan itu gampang sekali, tinggal di klik nanti akan dihubungi oleh petugas dari BPJS Kesehatannya. Kita tinggal menyampaikan nanti data-data yang dibutuhkan dan anak kedua saya sudah terdaftar,” ujar Emni.
Dengan memanfaatkan aplikasi Mobile JKN miliknya, Emni bisa langsung melihat anak keduanya sudah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS.
“Saya juga ada (aplikasi) Mobile JKN, jadi ketika saya cek, anak kedua saya sudah langsung terdaftar disitu (Mobile JKN),” kata Emni.
Menurut Emni sebagai ASN yang bekerja di jam kerja seperti ini, layanan PANDAWA yang diberikan oleh BPJS Kesehatan sangat membantu dirinya sekali.
“Layanan PANDAWA ini memang kalau untuk saya pribadi sebagai ASN yang bekerja di jam kerja seperti ini sangat membantu sekali ya. Saya tidak perlu datang ke kantor (BPJS) apalagi di masa pandemi Covid-19, saya agak was-was juga karna harus mengantre atau ada kerumunan nantinya di kantor BPJS terdekat,” lanjut Emni.
Dengan adanya layanan PANDAWA ini, Emni mengaku cukup menggunakan smartphone yang ia miliki untuk mengurus kepesertaan JKN-KIS miliknya.
“Saya cukup pakai handphone, pakai android yang saya pegang, saya sudah bisa mendaftarkan anak kedua. Terima kasih sekali lho sebenarnya untuk layanan PANDAWA ini,” tutur Emni.
Mungkin kalau untuk layanan yang sudah saya gunakan seperti Pandawa dan aplikasi Mobile JKN, saya terima kasih sekali ya. Harapannya mungkin, BPJS mengeluarkan lebih banyak lagi produk-produk layanan yang sangat membantu seperti PANDAWA ini ya. Dan sangat tepat waktu ya, maksudnya di waktu pandemi kayak gini, BPJS mengeluarkan produk seperti ini menurut saya tepat sekali dan itu sangat bermanfaat dan saya salah satu yang sudah merasakan langsung manfaat dari produk BPJS Kesehatan. kata Emni. mengakhiri. (hf/anasrul )






