
HEADLINISRIWIJAYA.COM
Pasaman, –Dalam rangka memastikan dan meningkatkan pelayanan obat Program Rujuk Balik (PRB) bagi peserta JKN-KIS oleh apotek PRB, BPJS Kesehatan melaksanakan kegiatan supervisi ke 2 apotek pelayanan PRB mitra BPJS Kesehatan yakni Apotik Zahrani dan Apotik Prima Farma pada Rabu (03/02).
Kepala BPJS Kesehatan Pasaman Syafrudin yang didampingi Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi Antoni Rahmat mengatakan fokus supervisi kali ini adalah optimalisasi pelayanan PRB oleh apotek PRB selaku mitra BPJS Kesehatan.
“Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS, juga untuk mempermudah akses peserta JKN-KIS yang masuk dalam kategori peserta PRB dalam mendapatkan pelayanan kesehatan karena peserta bisa aktif dan produktif berkat program (PRB) ini,” kata Syafrudin.
Syafruddin juga menjelaskan bahwa PRB diberikan kepada peserta JKN-KIS yang menderita penyakit kronis, diantaranya seperti penyakit diabetes mellitus, hipertensi, jantung, asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), epilepsi, stroke, schizophrenia, dan systemic lupus erythematosus (SLE) yang stabil, namun masih memerlukan pengobatan atau asuhan keperawatan dalam jangka panjang.
“Resep obat PRB dapat diberikan untuk kebutuhan 30 hari dan obat dapat diambil di Apotek PRB Zahrani dan Apotek Prima Farma yang melayani PRB, yang tentunya sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan,” jelas Syafrudin.
Syafruddin mengaku program ini sangat efektif dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada peserta JKN-KIS.
“Program ini juga meningkatkan fungsi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebagai gate keeper, sedangkan di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) program (PRB) ini dapat mengurangi waktu tunggu pasien di poli rumah sakit,” aku Syafrudin.
Pada kesempatan yang sama, Apoteker Pengelola Apotek PRB Irma Afriani mengungkapkan dirinya dan pihak Apotek Zahrani akan sela0lu berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada peserta JKN-KIS.
“Kami selalu terbuka terhadap masukan dan selalu bersedia untuk meningkatkan maupun memperbaiki pelayanan apotek PRB, baik dari segi sarana dan prasarana, maupun dari segi sumber daya manusia, seperti kelengkapan obat PRB per diagnosa, pemahaman prosedur pelayanan PRB, koordinasi PIC apotek kami ini dengan FKTP, tagihan dan prosedur serta kepatuhan registrasi akun e-monev, e- purchasing dan pelaporan RKO,” ujar Irma.
Irma yang mewakili Apotek PRB Zahrani memberikan apresiasi atas kunjungan lapangan bagi petugas dan pejabat BPJS Kesehatan ke apotek pihaknya.
“Dengan adanya kunjungan dari BPJS Kesehatan, kami ini jadi bisa bertanya secara langsung permasalahan dan solusi yang akan kami terapkan dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN-KIS,” ungkap Irma.( Rill/anasrul)






