Headline Sriwijaya Online,
Banyuasin. – Kaum milenial yang dikelilingi rasa ingin tahu sangat rentan terhadap bebasnya pergaulan, mengantisipasi hal tersebut dikalangan remaja Pemerintah Desa Tanjung Menang, Kecamatan Banyuasin III, bersama Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Banyuasin mensosialisasikan bahaya narkotika bagi kalangan remaja, Selasa (23/02/2021)
Komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama jajaran kepolisian berupaya memberantas peredaran narkoba dalam penegakan hukum baik itu pemakai, pengedar sampai bandar harus dicegah sesuai perbuatannya.
“Kita semua sudah tahu bahwa narkoba ini dapat menghancurkan generasi penerus bangsa dan sangat sulit untuk menyembuhkannya kalau sudah kecanduan berat.” Ujar Wakil Bupati Banyuasin H. Selamet Sekaligus ketua umum BNK kabupaten Banyuasin.
Diterangkanya Peredaran narkoba di Banyuasin sangatlah meresahkan, dan menjadi ancaman baginkaum milenial lantaran penyelundupan narkoba tidak hanya lewat jalur daratan tetapi bisa juga lewat perairan kabupaten Banyuasin.
“Peredaran narkoba di Banyuasin sudah sangat meresahkan, suplai narkoba masuk wilayah banyuasin yang pernah didapat dari negara luar tidak hanya masuk dari darat saja melainkan juga lewat jalur perairan. Untuk itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk memberantas peredaran narkoba di kabupaten Banyuasin dari lingkungan keluarga.” Ujarnya seraya berharap masyarakat agar memberi informasi jika ada penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, Kalangan yang rawan terserang bahaya narkoba yaitu para kalangan remaja. “Yang rawan terserang itu anak-anak kita yang masih remaja, SMP ,SMA, dan Mahasiswa. perhatikanlah anak-anak kita jangan bergaul dengan sembarang orang,” ujarnya.
Sementara Pj Kepala Desa Tanjung menang, Tomi Azhar mengatakan terima kasih atas dukungan partisifasi dari Badan Narkoba Kabupaten Banyuasin (BNK) kerjasama ini. “Ini merupakan upaya kami membentengi masyarakat dan upaya kami dalam memerangi Narkoba di wilayah pedesaan khusus nya didesa Tanjung Menang,” pungkasnya.
Ketua harian BNK Banyuasin HM Yusuf mengatakan, sosialiasi bahayanya narkobah dilakukan bukan hanya lingkungan masyarakat tetapi ke sekolah-sekolah, dengan tujuan penyampaian langsung kepada kaum milenial agar jangan sampai terjerumus pada Narkobah.
“Kami himbau kepada orang tua agar anaknya selalu dalam pantauan, berikan kasih sayang anak dengan bekal ilmu agama, dorong kemampuan mereka untuk berkarya dan memperhatikan apa yang dilakukannya agar tidak salah melangkah, semoga melalui sosialisasi ini orang tua dan kaum milenial semakin pahan terhadap bahayanya narkobah,” tutup HM Yusuf.(*)

