oleh

ASN Tergeletak di Pinggir Jalan Bikin Heboh Warga Linggau

headlinesriwijaya.com- Seorang wanita tergeletak di tepian jalan di kota Lubuklinggau pada Selasa (28/4/2020) sekitar pukul 12.30 WIB. Tepatnya
di Jl Jend Sudirman, depan jalan mangga besar batubara, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Selasa (28/4) sekitar pukul 14.00 WIB. Videonya pun viral lewat Media sosial WhatsApp menyebar.

Dari rekaman video amatir yang di rekam warga, terlihat seorang wanita tiba tiba jatuh pingsan dan menjadi tontonan sejumlah warga, wargapun tak berani mendekat karena diduga wanita tersebut terpapar virus Covid-19.

Tak lama berselang tim medis berpakaian lengkap APD datang dan memeriksa kondisi wanita Tersebut, lalu melakukan evakuasi terhadap wanita Tersebut. Wanita itu diketahui identitasnya, PNS yakni Diana, warga Taba Jemekeh.

“Petugas puskesmas Megang langsung turun kelokasi dengan APD (alat pelindung diri) lengkap berjumlah dua sampai tiga orang,” kata Sekretaris Dinas Keseatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau, Deasy Novianti.

Petugas puskesmas datang kelokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Dilokasi juga ada sejumlah petugas TNI dan Polri. Setelah dievakuasi, korban oleh petugas puskesmas dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Siti Aisyah Kota Lubuklinggau. “pingsan, tapi nadinya masih teraba, pingsan saja. Belum tahu apa diagnosanya,” ungkapnya

Terpisah Humas RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau, Yasir membenarkan adanya seorang ibu yang pingsan tergeletak dipinggir jalan bernama Diana dan saat ini telah ditangani pihaknya. Korban setelah dilarikan ke RS tak lama kemudian langsung sadar. Itu setelah korban diberikan minum.

“Itu tadi sadar setelah minum, langung sadar,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, dia baru pulang dari wilayah Kecamatan Selangit (Kabupaten Mura). “Kalau cerita dianya tadi, dia dari selangit, turun dari angkot, ya pingsan. Karena puasa, panas. Memamg lagi puasa, dehidrasi saja sepertinya. Tapi tetap dilakukan pemeriksaan rapid test untuk antisipasi,” ujarnya.

Kata Yasir, setelah dilakukan penanganan tidak ada arah ke covid 19. “Kalau ditangani tadi alhamdulillah tidak ada arah yang kesana. Dia tidak ada riwayat tidak ada, suhunya tidak panas, tensinya bagus, dia tidak sesak nafas, tidak ada gejala arah-arah kesana. Itu tadi sadar setelah minum, langsung sadar. Untuk hasil rapid test belum,” pungkasnya.

Laporan : Eric/Novi

Berita Pilihan