Headline Sriwijaya Online,
Musi Banyuasin,- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Coffee Morning bersama Insan Pers sekaligus me- Launching inovasi sistem informasi layanan pelayanan kerusakan jalan dan jembatan di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.
Dalam kegiatan ini di hadiri kepala Dinas PU PR, Herman Mayori, Lima Kabid, Kasi Intel kajari, Abu Nawas dan para wartawan yang ada bertugas di kabupaten Musi Banyuasin.
“Aplikasi ini diperuntukkan untuk umum siapapun bisa. Jika ada pemberitaan berarti harus di klarifikasi dan kami juga mohon waktunya, tergantung yang bersangkutan (adminnya) ada dikantor atau tidak. Muda-mudahan aplikasi ini nantinya dapat bermanfaat untuk kita semua,” kata Kepala Dinas PUPR Muba Herman Mayori saat acara Coffee Morning di Resto Cafe Taman Selarai Sekayu, Kamis (04/02/21).
Ada pun sistem ini nantinya masyarakat bisa melaporkan melalui sosial media atau website aplikasi ” Laporan ke PU PR” sistem layanan whatsApp (wa) menghubungi nomor : 0812 8000 0312
” Masyarakat nantinya bisa melaporkan jalan dan jembatan yang rusak kalau laporan itu ringan masyarak langsung menunjukan tempat dan lokasi pihak PU PR akan tangani langsung, sedangkan bila tak bisa ditangani langsung. Pihaknya akan mengajukan musyawarah perencanaan pembangunan kami akan anggarkan tahun berikutnya, ” tanggap Mayori.

Dikesempatan ini juga kajari Muba diwakili Kasi Intel Abu Nawas, yang baru delapan bulan bertugas dimuba mengucapkan terima kasih dengan undangan PU PR intuk coffee morning atau Bersiraturahim sama awak media yang ada dimuba.
” Walau dalam kondisi covid.19 Kita bisa siraturahim yang dipasilitasi PU PR Muba, harapannya kegiatan ini bisa selalu bersinergi. namun juga selaku penyidik terbuka dengan media setiap ada laporan yang masuk pasti akan kita tindak lanjuti tapi data pengaduannya bukan mengada- ada sesuai paku kontraknya, ” jelas Abu Nawas.

Sementara itu Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Musi Banyuasin Herlin Koisasi SH mengatakan kegiatan seperti ini memang harus diagendakan, karena sebagai jembatan dalam mempererat tali silaturahmi antara wartawan dan PU PR Muba.
“Kami Sangat mengapresiasi kegiatan bini karena kami nilai sangat positif antara wartawan dengan pihak PUPR. masalah sering terjadi adalah pemberitaan sehingga menyebabkan miskomunikasi,” Pungkasnya.(HR)






