Dinkes Pasbar Bersama BPJS Kesehatan Bahas Optimalisasi Ruang Farmasi Puskesmas Bagi Pasien PRB

 

HEADLINESRIWIJAYA.COM Pasaman Barat, Untuk mengoptimalkan Program Rujuk Balik (PRB) yang tersedia di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), BPJS Kesehatan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat melakukan pembahasan kerjasama ruang farmasi Puskesmas dan prosedur teknis pengajuan klaim obat Program Rujuk Balik (PRB)di ruang rapat BPJS Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat.beluma ini.

PRB merupakan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien penderita penyakit kronis dengan kondisi stabil dan masih memerlukan pengobatan atau asuhan keperawatan jangka panjang yang dilaksanakan di FKTP atas rekomendasi/rujukan dari dokter spesialis atau sub spesialis yang merawat.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi, Antoni Rahmat menyebutkan bahwa ruang farmasi PRB ini tersedia di 3 puskesmas di Kabupaten Pasaman Barat yakni di Puskesmas Kinali, Puskesmas Ophir dan Puskesmas Ujung Gading.

“Diharapkan dengan kerjasama ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi peserta PRB sehingga menghemat waktu dan tenaga karena peserta tidak perlu mengantre di rumah sakit, apalagi saat keadaan pandemi Covid-19 sekarang ini. Diharapkan ketiga puskesmas itu kedepannya akan mengampu beberapa puskesmas di sekitarnya,” sebut Antoni.

Lebih lanjut, Antoni menjelaskan dalam pertemuan tersebut, pihaknya juga memberikan mentoring kepada person in charge (PIC) ruang farmasi tentang bagaimana cara mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi apotek.

“Dengan telah dilakukannya pembahasan kerjasama ruang farmasi di 3 puskesmas ini, kedepannya peserta PRB yang terdaftar pada fasilitas kesehatan milik pemerintah (puskesmas) tidak mengalami kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan obat sesuai dengan resepnya karena pemanfaatan ruang farmasi puskesmas yang telah kita optimalkan,” lanjut Antoni.

Dukungan juga diberikan oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat Erwadi dimana pihaknya merasa sangat optimis atas pelaksanaan program rujuk balik di wilayahnya dimana kepesertaan PRB di Kabupaten Pasaman Barat cukup tinggi.

“Dengan adanya ruang farmasi ini, kami sangat optimis atas pelayanan ketersediaan obat bagi peserta PRB. Dengan melihat kepesertaan PRB yang cukup tinggi di Pasaman barat tentunya kami akan berusaha semaksimal mungkin memberikan kemudahan layanan bagi peserta,” ujar Erwadi.

Kedepan adanya Komitmen Bersama antara BPJS Kesehatan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat ini akan mengoptimalisasi fungsi ruang farmasi sebagai penyedia obat PRB sehingga peserta PRB yang terdaftar di puskesmas juga mendapatkan pemenuhan kebutuhan obat. ( Anasrul )